Sabtu, 24 Mei 2008

Keadaan Bumi yang Makin Parah

Hasil penelitian lebih dari 2.000 ilmuwan berbagai disiplin ilmu di 100 negara. Ilmuwan seluruh dunia menyimpulkan kondisi menyeluruh bumi kita dan diumumkan setiap lima tahun sejak tahun 1991. Sebanyak 2.000 dari 18.000 pulau kecil di Indonesia akan hilang pada tahun 2030. Perubahan drastis yang terjadi 23 tahun lagi itu akibat naiknya ketinggian permukaan laut.

Bencana akibat perubahan iklim lainnya adalah perubahan gelombang laut, perubahan cuaca, kekeringan, gelombang hawa panas, percepatan perkembangbiakan serangga, punahnya sejumlah spesies, serta hilangnya gletser dan gunung es di berbagai belahan dunia.

Pengungsian penduduk akibat pemanasan global dari sejumlah kepulauan di Samudera Pasifik akan terjadi secara besar-besaran. Jumlah pengungsi akan meningkat hingga ratusan juta orang pada akhir abad ke-21.

Sumber:berita terkini Wordpress.com/ Indri sukardi//

Hari Lahir PANCASILA

Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila dan dijadikan Hari Nasional. Dasarnya adalah, Bung Karno menyampaikan pidato mengenai Pancasila untuk pertama kali dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia berisi :

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, yaitu :

  • Lima Dasar oleh Muhammad Yamin (29 Mei 1945)
  • Panca Dharma oleh Soepomo (31 Mei 1945)
  • Panca Sila oleh Soekarno (1 Juni 1945)

Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :

  • Rumusan Pertama : Piagam Jakarta - tanggal 22 Juni 1945
  • Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar - tanggal 18 Agustus 1945
  • Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat - tanggal 27 Desember 1949
  • Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara - tanggal 15 Agustus 1950
  • Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959)

Teleskop Hubble merekam tabrakan galaksi

KOMPAS.com Kompas Cetak Kompas Mobile Kompas Images Kompas TV Seleb TV Gramedia Online Komuniti Entertainment Bola Tekno


HomeNasionalRegional
SumateraJawaKalimantanSulawesiBali Nusa TenggaraMaluku PapuaInternasional
NewsTokohFeatureUnikMencari Mr. LiMegapolitan
Pariwisata & KulinerKehidupanJakarta ToniteCrime StoryNewsBisnis & Keuangan
EkonomiFiskal & MoneterSaham & ValasAnalisisKesehatan
AlternatifSeksologiHealth InfoIbu dan AnakPsikologiKesehatan PriaMedisKolom Dr. LoveOlahraga
RacingTenisOthersSepakbolaPerempuan
New ArrivalsCantik & SehatKarirPriaFamilyTrenProperti
PerumahanApartemenInteriorKonstruksiTaman & TanamanTipsNewsSainsTravel
NewsTravel StoryFood StoryJalansutraPetualangTravel TipsGaleriDirektoriOtomotifPilkada
Kalimantan TimurJawa TengahJawa Timur
KonservasiGlobal WarmingUmumAstronomiArkeologiBiologiLabSerbaWow!!FenomenaForumClassified Ads
/Home/Sains/Astronomi
Hubble Ungkap Puluhan Peristiwa Tabrakan Galaksi

NASA/ESA/the Hubble Heritage (STScI/AURA)-ESA/Hubble Collaboration/A. Evans (University of Virginia, Charlottesville/NRAO/Stony Brook University)
Sejumlah foto tabrakan galaksi dari 59 foto yang berhasil diungkap teleskop ruang angkasa Hubble.
Artikel Terkait:
Ledakan Bintang Teramati Mata Telanjang
Teleskop Raksasa Rekam Objek Pertama
Galaksi Terjauh dan Tertua Terekam Teleskop
JAKARTA, MINGGU - Tabrakan antargalaksi bukan lagi peristiwa langka di luar angkasa dan dapat terjadi dalam banyak cara. Teleskop ruang angkasa Hubble telah mengungkap puluhan kejadian yang menakjubkan tersebut dalam sejumlah foto yang direkam sejak beroperasi.

Peristiwa tersebut tentu lebih sering terjadi di awal perkembangan alam semesta. Saat itu ruang lebih sempit, jarak antara galaksi yang satu dengan lainnya lebih dekat sehingga peluang tabrakan lebih besar.
Tabarkan galaksi dipicu gaya gravitasi atau tarik-menarik dari dua galaksi yang saling berdekatan. Biasanya, proses tabrakan diawali dengan pembentukan jembatan material, berupa rantai gas dan debu yang menghubungkan kedua galaksi. Meski pertemuan ini berjalan hingga ratusan kilometer per jam, proses tabrakan bisa berlangsung ratusan juta tahun.

Gas dan debu akan berangsur-angsur terkumpul di inti galaksi. Saat kedua intinya sangat dekat,gas dan debu akan tertarik dengan sangat cepat dan menghasilkan getaran kuat yang tersebar ke segala arah. Kumpulan gas dan debu yang sangat pekat merupakan tempat kelahiran bintang-bintang baru yang berwarna biru saat masih muda.

Proses interaksi yang dapat memicu tabrakan tidak berhenti saat ini. Galaksi Bima Sakti yang merupakan tempat tata surya kita berada, misalnya, diperkirakan akan bertabrakan dengan galaksi terdekat, andromeda, sekitar 2 miliar tahun lagi dan membentuk Milkomeda. Bima Sakti juga tengah menyedot galaksi lebih kecil yang disebut galaksi galaksi elips kerdil Sagitarius.

Teleskop Hubble berhasil merekam tabrakan galaksi dalam berbagai tahap. Bentuknya juga sangat bervariasi, jika dilihat sekilas ada yang seperti sebuah sikat gigi, atau seekor burung hantu yang tengah terbang. Semuanya ada 59 foto tabrakan galaksi yang dirilis sejak Kamis (24/4) sebagai peringatan 18 tahun peluncuran Hubble.



Sumber : SPACE.COM

Baju Robot Bukan Lagi Khayalan

Baju-baju robot seperti itu ternyata tak lagi khayalan. Sejumlah perusahaan dan institusi riset teknologi tengah berlomba-lomba mewujudkan khayalan menjadi kenyataan. Ilmuwan AS dan Jepang sedang berlomba-lomba untuk itu.

Lembaga riset pertahanan AS, DARPA membiayai pengembangan baju robot yang diberi nama Sarcos XOS exoskeleton. Dengan baju tersebut, seseorang dapat mengangkat beban dari puluhan hingga ratusan kilogram dengan satu tangan saja. Angkat barbel, menggendong kawan begitu mudah dilakukan.

Lengan robot bekerja simultan dengan gerakan tangan namun dengan kekuatan berlipat ganda. Sensor yang ditanam di lengan robot akan mengukur setiap gerakan yang diarahkan tangan pemakai dan kekuatannya. Kemudian, sistem komputer yang didesain khusus akan memerintahkan mesin untuk melakukan gerakan yang sama dengan kekuatan hingga ribuan kali lipat.

Di lain pihak, ilmuwan Jepang juga memperkenalkan teknologi swerupa bernama HAL exoskeleton yang bahkan akan segera dijual ke pasaran. Baju robot yang dikembangkan Cyberdyne berencana memproduksi 500 baju robot setiap tahun mulai Oktober 2008.

Seperti halnya Sarcos XOS skeleton, baju robot buatan Jepang juga mengandalkan sensor-sensor yang berhubungan dengan tangan pemakainya. Gerakan otot dideteksi dari aliran biolistrik yang mengalir di permukaan kulit saat tangan bergerak. Perubahan ini akan dikirim ke komputer yang akan menerjemahkan sinyal tersebut menjadi sinyal digital untuk menggerakkan kaki dan lengan robot.

HAL yang merupakan kependekan dari hybrid assistive limb telah siap pakai dengan baterai seberat 15 kilogram. Sementara itu, Sarcos XOS skeleton masih harus menyempurnakan teknologi baterainya agar tahan lama untuk digunakan dalam operasi panjang.
Sumber : LIVESCIENCE

Helikopter terkecil



foto: gen corporation

Seorang inventor asal Jepang akan mendemonstrasikan helikopter terkecil di dunia di kota kelahiran Leonardo da Vinci. Pertunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaannya kepada ide jenius tokoh zaman Renaiisance tersebut.

Gennai Tanagasiwa (75) akan menerbangkan sendiri helikopter buatannya selama 10 menit di Vinci pada 25 Mei 2008. Helikopter yang diberi nama GEN H-4 tersebut didesain untuk terbang solo dengan sebuah tempat duduk, rotor, pijakan kaki, dan pengendali arah. Empat mesinnya sanggup menerbangkan helikopter tersebut selama 30 menit dengan kecepatan sekitar 90 kilometer perjam.

GEN H-4 bukanlah barang baru dan diciptakan Yanagasiwa sejak tahun 1990-an. Dengan berat 82,5 kilogram dan panjang rotor 3,9 meter, helikopter tersebut masih tercatat sebagai helikopter terkecil dan teringan di dunia dalam Buku Rekor Guiness.

"Konsep helikopter saya berasal dari Italia dan saya selalu ingin menerbangkannya di kota kelahiran da Vinci," ujar Yanagasiwa, yang membangun bengkelnya di Matsumoto, Jepang. Ide da Vinci yang dimaksudnya adalah 'aerial screw' yang dibuat tahun 1480-an. Menurut Museum Nasional Sains dan Teknologi Italia, desain Leonardo da Vinci merupakan konsep kendaraan terbang pertama di dunia.

Meskipun mampu terbang hingga ketinggian 165 meter, Yanagasiwa hanya akan melayang di ketinggian 5 meter agar dapat dilihat dengan jelas oleh pengunjung di sekitarnya. Demonstrasi akan dilakukan dua kali masing-masing 10 menit.

"Saya berharap suatu saat ini dapat digunakan layaknya skuter," ujar Yanagasiwa. Sejak diperkenalkan, helikopter tersebut telah terjual lima unit di Jepang dan dua unit di AS masing-masing seharga sekitar 57.140 dollar AS atau sekira Rp540 jutaan.


Sumber : AP

Indonesia Berhasil Meluncurkan Roket



JAKARTA, RABU - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sukses meluncurkan roket jenis RX-320. Proses peluncuran telah dilakukan Senin (19/5) pukul 06.15 WIB dari Pameungpeuk, Jawa Barat.

Siaran pers LAPAN, Rabu (21/5), menyebutkan, roket dengan stabilisasi spin 2 rps seberat 0,5 ton tersebut membawa muatan untuk uji rekayasa dalam mendiagnosa perilaku aerodinamika, olah gerak, trayektori, dan kondisi lingkungan. RX-320 memiliki daya 52 ton-detik yang merupakan tingkat akhir Roket Pengorbit Satelit (RPS) dan mulai dikerjakan LAPAN tahun ini.

"Semua data selama penerbangan dapat diterima dengan baik oleh stasiun bumi, khususnya data telemetri, tracking and command (TT&C) di Pameungpeuk," tulis laporan tersebut.

Sementara itu, uji rekayasa muatan saat uji terbang Rabu (21/5) pagi merupakan pengembangan tahap pertama untuk membangun satelit nano yang rencananya akan menjadi muatan RPS pertama Indonesia. Situasi pendanaan yang ada menyebabkan LAPAN menurunkan kelas RPS-nya, bukan lagi untuk sistem mengorbit satelit kelas mikro (50 kg) dengan roket RX-520 seperti rencana semula, tetapi menjadi kelas nano (5 kg) dengan roket RX-420.

"Yang penting sasaran penguasaan teknologi pengorbitan telah tercapai," katanya. Untuk mengantisipasi operasi pengorbitan, Lapan bekerjasama dengan instansi terkait seperti Deplu, KLH, dan Depkominfo dalam menyiapkan aspek legal terkait hukum keantariksaan nasional maupun internasional seperti space act, liability convention, dan Amdal.

Lapan juga bekerjasama dengan TUBerlin dan telah berhasil membuat satelit pengamatan bumi Lapan-TUBSat yang telah lebih dari setahun beroperasi dengan baik. Program satelit berikutnya akan difokuskan pada satelit ekuatorial yang memiliki waktu lewat di atas wilayah Indonesia lebih banyak yaitu tiga jam pada siang hari dengan tiga stasiun bumi.

"Ini lebih baik jika dibandingkan dengan Lapan-TUBSat yang berorbit polar (kutub) yang hanya memiliki waktu lewat satu jam saja," katanya.

sumber: kompas.co.id

Kamis, 22 Mei 2008

Lowongan untuk Guru Mandarin,Jepang & Komputer

Dibutuhkan :
1. Guru Bahasa Mandarin ( BM )
Persyaratan :
Pengalaman Minimal 1 Tahun
Lulusan Sastra Mandarin atau Masih Kuliah Semester VI
2. Guru Bahasa Jepang ( BJ )
Persyaratan :
Pengalaman Minimal 1 Tahun
Lulusan Sastra Jepang atau Masih Kuliah Semester VI
3. Guru Komputer ( KP )
Persyaratan :
Pengalaman Minimal 1 Tahun
Mampu Program & web design
Suka Marketing
Lulusan Informatika atau teknik Komputer atau Masih Kuliah Semester VI
Lamaran dapat dikirim via pos atau langsung ke LCC (LP3I Course Center) Rawamangun Jl. Balai Pustaka Timur No.22 Jakarta timur Tlp :4786-9635 / 4786-3107 atau sms:0856-91368367